Tips Menghadapi Assessment Promosi Jabatan

oleh
tips menghadapi assessment
sumber : flickr

Karir dalam bekerja merupakan salah satu tujuan yang seharusnya kita impikan. Dengan karir yang cemerlang, tentunya siginifikansi antara proses dan hasil akan terlihat lebih baik. Pekerjaan yang kita lakukan sehari – hari sebagai sebuah tanggung jawab moral atas pilihan yang kita tentukan. Ketika kita sudah menjalani sebuah pekerjaan, hendaknya kita pun melakukan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Peningkatan karir dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor tersebut bukan tidak bisa kita raih, namun membutuhkan semangat serta komitmen yang harus tumbuh pada diri kita. Menjadi Pegawai Negeri Sipil, tentunya juga merupakan sebuah pilihan. PNS sebagai pegawai pemerintah yang mendapatkan penghasilan dari negara melalui sumber pendapatan negara yang di atur dalam undang – undang. Kita pun tentunya ingin menjadi pegawai yang mempunyai kompetensi yang dikatakan mumpuni dan layak. Ketika jabatan yang di amanahkan kepada kita, pastinya butuh kerja keras dan mempunyai konsekuensi logis yang melekat dalam jabatan itu.

Jarang kita lihat, seseorang tetap bertahan pada suatu posisi tertentu selama beberapa waktu lamanya. Ada rasa jenuh, yang kemudian menimbulkan keinginan untuk berkembang. Juga keinginan atas dasar alasan lain, misalkan peningkatan kesejahteraan melalui peningkatan pendapatan.

Dalam perjalanan karir, terdapat istilah karir path yang progresif serta periodik. Itu merupakan jenjang yang dilalui seseorang dalam menempuh karir di pekerjaannya.

Saat ini, berkembang sistem seleksi untuk menapaki karir lebih jauh. Dengan sistem yang disebut tes assesment. Ada beberapa hal yang bisa Kita jadikan referensi dalam menghadapi assesement untuk promosi jabatan.

Assessement merupakan sebuah prosedur promosi jabatan. Bagian assesement ini diantaranya yaitu Psikotest, Interview dan Presentasi.

Kenapa assessement ini dibutuhkan ?

Pentingnya assessement adalah untuk mengetahui beberapa hal sebagai berikut, diantaranya :

  1. Memprediksi potensi secara realible dan akurat
  2. Menghasilkan data assessee yang akurat dan obyektif
  3. Metode yang adil dan kredibel
  4. Mendapatkan informasi perilaku yang diobservasi

Adapun arti proses assesement adalah proses dalam mencari bentuk terbaik antara Jabatan dan Kompetensi yang diperlukan.

Proses assessment meliputi beberapa hal sebagai berikut :

  1. Kepemimpinan
  2. Relationship
  3. Personal attribute

Dalam proses assessement hal yang perlu Kita pahami dan pelajari antara lain sebagai berikut ini :

1. Tujuan dan nilai hidup ( Values )

Ini merupakan sesuatu yang Kita anggap penting. Ini juga merupakan bagian utama yang harus didapatkan atau diperoleh dalam hidup Kita. Misalkan saja, mengenai status ekonomi, otonomi, pencapaian materi serta hal lainnya.

Tujuan dan nilai hidup yang jelas dan tegas bisa membantu Kita dalam memahami arahan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengembangan diri atau karir.

2. Minat ( Interest )

Minat merupakan sesuatu yang Kita inginkan. Tentunya, Kita ingin sesuatu yang bisa menyenangkan diri Kita. Dari adanya minta itu, akan terkolaborasi dengan tujuan serta nilai hidup yang telah Kita tentukan.

3. Keterampilan ( Skill )

Keterampilan ini bisa Kita pelajari. Kita memahami, apakah potensi keterampilan yang Kita miliki. Dari potensi itu, maka Kita bisa mengembangkan dengan berbagai metode yang Kita anggap tepat. Setelah bisa menemukan metode tersebut, Kita latih keterampilan dengan rutin.

Ini bisa membantu Kita nantinya jika mendapatkan jabatan atau pekerjaan baru. Sebab, jabatan atau pekerjaan baru pun mempunyai dimensi olah problem serta seni dalam mendapatkan solusi pemecahan permasalahan.

4. Pengalaman ( Experience )

Pengalaman bisa di artikan dengan berbagai hal yang telah Kita lakukan di masa sebelumnya. Misalkan saja, dalam mengatasi berbagai persoalan atas kerjaan Kita sebelumnya.

Ini bisa Kita kenali sendiri, apa potensi diri yang dimiliki. Ketika Kita mempunyai kemampuan lebih dalam prestasi mengelola keuangan misalnya, itu merupakan potensi yang harus Kita tonjolkan jika jabatan yang ingin dicapai membutuhkan syarat kecakapan di bidang tersebut.

5. Kepribadian ( Personality )

Hal ini dapat diartikan sebagai sebuah sifat atau perilaku Kita dalam menjalani tugas serta fungsi dalam pekerjaan. Kepribadian menjadi lKitasan untuk mampu atau tidak dalam beradaptasi di lingkungan yang baru nantinya.

Kepribadian sebagai salah satu keterampilan non tekhnis yang relevan dengan arah pekerjaan Kita.

Beberapa tips dan trik dalam menghadapi proses Assessement antara lain sebagai berikut :

  1. Ketika Kita menghadapi Soal Pengetahuan Umum, sebaiknya Kita lakukan pengisian sebanyak mungkin yang Kita bisa dan secepat mungkin karena keterbatasan waktu.  Penilaian yang diambil adalah Wawasan dan Pengetahuan Kita terhadap Lingkungan sekitar.
  2. Ketika Kita menghadapi Soal Logika dan Ilmu Ruang juga lakukan sebanyak mungkin Kita bisa, jangan berlama-lama dalam satu soal.  Kita perlu juga menggunakan Insting atau Perasaan dalam memilih jawaban karena beberapa soal memiliki Pola yang berbeda.
  3. Ketika Kita menghadapi soal-soal Kepemimpinan maka perlu Konsistensi menjawab soal, bukan mencari Pilihan Ideal.  Karena soal-soal ini sangat berhubungan dengan Pribadi Kita dalam menghadapi Kasus dan Lingkungan Kerja.
  4. Ketika Kita menghadapi Soal Menggambar, Kita perlu lakukan latihan yang cukup di rumah sebelumnya, usahakan membuat gambar dengan sekali menggaris bukan Abstrak, karena yang dinilai juga sejauh mana Kita konsisten dengan Langkah Awal.
  5. Ketika Kita menghadapi Soal Urutan Angka Berbaris yang utama adalah sejauh mana Kita mampu menjawab dengan benar, dan jumlah baris yang berhasil dijawab dari setiap kolom menunjukkan pola yang merata (stabil) dan jika mampu buatlah pola naik bertahap.  Jangan sampai terbentuk pola Naik Turun, karena mencerminkan emosi yang tidak stabil.

Hal di atas bisa kita rumuskan inti persoalan ketika menjawab soal dalam tes ini. Cakupannya terdiri dari hal di bawah ini :

  1. Mengetahui Kriteria Penilaian Secara Terperinci

Di antaranya selama ini penilai akan menilai sesuai dengan daftar yang telah ditentukan, mulai dari kualitas, atribut atau kompetensi Anda. Tanyakan pada personal yang telah mengetahui atau mempunyai pengalaman dalam tes tersebut.

Misalkan begini, jika jabatan itu adalah Camat kiranya hal apa saja yang diperlukan ketika menjabat sebagai camat.

Apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Camat. Kecakapan serta keterampilan apa yang diperlukan untuk itu.

  1. Pembagian Waktu yang Cerdik

Salah satu kegagalan yang paling umum di assessment center adalah kandidat gagal untuk menunjukkan hal-hal yang sesuai dengan harapan. Mereka justru kehabisan waktu dalam melakukan proses ini. Assessment Center yang akan menilai perilaku calon dengan singkat dan menanggapinya dalam beberapa cara. Hal ini penting sebagai awal dari proses informasi agar didapat de­ngan cepat. Setelah ini, ada kesempatan untuk mempelajari unsur-unsur secara lebih rinci sehingga mendapatkan hasil lebih maksimal.

  1. Tunjukkan Antusiasme yang Tinggi

Tunjukkan bahwa kita memang ingin serta yakin dengan tujuan yang akan kita capai. Antusiasme merupakan salah satu hal penting dalam penilaina.

Ini bisa di artikan sebagai sebuah motivasi atau semangat kita. Cara yang baik untuk menunjukkan motivasi anda yaitu dengan mengkomunikasikan dengan jelas alasan anda menginginkan pekerjaan tersebut. 

Demikian beberapa hal tips menghadapi tes assessemnet yang bisa anda pelajari dan terapkan. Semoga bermanfaat!

Tentang Penulis: Eike

Gambar Gravatar
Just another person to writing world web!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *