Proyek Pembangunan Waduk Pidekso Kecamatan Giriwoyo Wonogiri

oleh
proyek waduk pidekso wonogiri

Pembangunan Waduk Pidekso merupakan proyek strategis nasional yang akan dilaksanakan di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. Kabupaten Wonogiri merupakan kabupaten dengan luasan terluas nomor dua setelah Kabupaten Cilacap. Wonogiri merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di selatan Kota Solo. Kabupaten ini memiliki waduk terbesar se Asia Tenggara yaitu Waduk Gajah Mungkur. Walau demikian, rencananya di Kabupaten ini juga akan dibangun satu lagi waduk yang cukup besar yang disebut dengan Waduk Pidekso.

Nama proyek strategis nasional ini disebut dengan Proyek Bendungan Pidekso. Rencananya proyek ini menelan biaya sebanyak 469 miliar rupiah. Sumber dana proyek ini adalah dari APBN. Penanggung jawab dari proyek bendungan pidekso atau waduk pidekso adalah Kementerian PUPR. Rencana kontruksi sudah dimulai pada tahun 2015, dan rencana di mulai operasinya proyek ini ada di tahun 2018. Bendungan Pidekso adalah bendungan yang terletak di provinsi Jawa Tengah, di kabupaten/kota Wonogiri. Bendungan ini direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 27.15M³diharapkandapat mengairi lahan seluas 1500 Ha, menyediakan pasokan air baku sebesar 0,30 M³/detik.

Warga yang terkena dampak dalam proyek bendungan atau waduk pidekso ini antara lain warga Desa Pidekso, Desa Tukulrejo dan Desa Sendangsari
Total jumlah bidang terkena dampak serta akan diberikan ganti rugi sejumlah  1634 bidang. Dari jumlah tersebut bisa di rinci adanya jenis tanah yang ada antara lain sebagai berikut :

  1. TANAH MILIK MASYARAKAT, Terdiri dari : Hak milik/ Bekas Milik Adat, Wakaf, Tanah Negara (TN)
  2. TANAH BEBAS
  3. TANAH INSTANSI PEMERINTAH/ BUMN, Terdiri dari : Pemerintah Desa, PLN dan Perhutani

Adapun rincian bidang terkena dampak proyek waduk pidekso di tiap Desa adalah sebagai berikut :

  1. Desa Pidekso, jumlah total adalah 773 terdiri dari : Hak milik/ bekas milik adat sejumlah : 696, Wakaf : 2, Tanah Negara : 20, Tanah bebas : 1, Pemerintah Desa : 49, PLN : 2, Perhutani : 3
  2. Desa Tukulrejo, jumlah total adalah 302 terdiri dari : Hak milik/ bekas milik adat sejumlah : 270, Wakaf : 0, Tanah Negara : 15, Tanah bebas : 0, Pemerintah Desa : 17, PLN : 0, Perhutani : 0
  3. Desa Sendangsari ( Kecamatan batuwarno ) , jumlah total 559 terdiri dari : Hak milik/ bekas milik adat sejumlah : 495, Wakaf : 1, Tanah Negara : 25, Tanah bebas : 0, Pemerintah Desa : 37, PLN : 1, Perhutani : 0

waduk pidekso wonogiri

Informasi yang diperoleh untuk perkembangan pencairan dana sampai hari Kamis, 14 September 2017 sementara proses di Desa Pidekso, adalah sebagai berikut  Bidang tanah yang terdampak terbagi menjadi Tapak bendung, jumlah : 392 >>> Terbayar : 55, Luar tapak bendung, jumlah : 381 >>> Terbayar : 15, Masih dalam proses/ sudah masuk PP ( Jakarta ) : 45, Validasi ( BPN/PP/BBWS ) : 88. Dan saat ini dari 273 bidang untuk pencairan termin ketiga masih ada 3 bidang yang belum lolos validasi.

Warga terkena dampak yang saat ini sudah menerima pencairan dana sudah mempersiapkan lahan baru untuk ditempati. Dalam mencari lahan baru, mereka pun membeli dari hasil uang ganti rugi tersebut. Besaran dana yang diterima oleh warga pun bervariasi. Tergantung appraisal terhadap nilai lahan kepemilikannya. BPN dalam mendata lahan dengan menggunakan peta bidang.

Ada warga yang berkelompok dalam mencari tempat tinggal yang baru. Tempat itu tidak jauh dari lahan mereka yang terkena dampak, bahkan ada yang mencari di perbukitan yang jika dinilai malah lebih curam. Alasan mereka karena ingin tetap tinggal di sekitar waduk sebagai tanah kelahiran mereka.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo hadir secara langsung dalam proses validasi berkas untuk pencairan dana. Joko Sutopo pun menurunkan tim khusus dari OPD untuk ikut membantu mengawasi proses validasi demi kelancaran proses pencairan dana. Bahkan, hampir setiap hari Joko Sutopo memonitor dan datang langsung ke lokasi pendataan di Balai Desa Pidekso.

Rencananya, Senin 18 September 2017 nanti proses validasi dilaksanakan di Desa Sendangsari Kecamatan Batuwarno. Target Bupati dan tim bisa menyelsaikan 100 bidang dalam satu harinya.

 

Tentang Penulis: Eike

Gambar Gravatar
Just another person to writing world web!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.