Modal Faktor Penting Mengawali Usaha

oleh
bagaimana mendapat modal usaha

Mengawali sebuah usaha tidak semudah yang dibayangkan. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Keberhasilan sebuah usaha merupakan sebuah pola yang terbentuk dan sistem yang berjalan dengan baik. Faktor awal yang menjadi kendala bagi pengusaha pemula adalah faktor modal. Modal diperlukan untuk langkah awal, jika usaha kita memproduksi maka dibutuhkan modal awal yang disebut modal sarana dan prasarana. Setelah itu diikuti modal produksi menciptakan produk. Permodalan merupakan faktor penting mengawali usaha.

Level modal bermacam – macam. Tinggal bagaimana dan apa cara kita mendapatkannya. Modal bisa diperoleh dari dana pribadi ( tabungan ), pinjaman maupun bantuan dari lembaga permodalan ataupun venture. Jika saya boleh bilang, manakala megawali usaha sebaiknya hindari modal dari pinjaman bank yang berbunga tentunya.

Awali usaha step by step. Modal pinjaman bank juga tidak mudah, selain itu unsur bunga yang suatu saat bisa memberatkan kita saat usaha tidak berjalan seperti yang di harapkan. Selain itu, hutang dengan membayar bunga sama saja ada unsur riba nya. Sebisa mungkin bagi muslim, hindari hal itu. Lebih baik perlahan, dengan modal pribadi hasil dari menabung kemudian buat konsep usaha yang matang dan terapkan modal dari DP atau down payment orderan.

Jika kita punya modal besar, usaha bisa cepat besar. Begitu juga sebaliknya. Ini adalah tantangan tersendiri bagi kita, bagaimana dengan segala keterbatasan modal usaha kita bisa berjalan dan makin besar berkembang dengan pesat. Hal ini bisa memberikan pelajaran tentang bagaimana disiplin terhadap hasil atau pendapatan. Bahkan, di awal usaha barangkali 3-5 tahun kita belum bisa menikmati hasil usaha, sebab keuntungan digunakan untuk pengembangan usaha. Namun, jika sudah saatnya nanti, dengan proses yang baik dengan kerja keras dan sungguh – sungguh, kami yakin usaha kita bisa sukses dan menghasilkan. Yang dibutuhkan adalah kesabaran, itu saja.

Macam Modal Usaha

Jika kita memulai usaha industri atau memproduksi produk, ada dua macam modal yang perlu kita siapkan. Modal itu adalah sebagai berikut :

Modal Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana merupakan hal – hal apa saja yang perlu disiapkan untuk membantu kelancaran proses produksi. Sebagai contoh dalam usaha industri batik. Sebelum memulai memproduksi batik maka kita perlu menyiapkan antara lain alat – alat dan perlengkapan membatik. Prasarananya misalnya sebuah bangunan atau ruangan dan lahan untuk membatik. Sedangkan saranaya antara lain bak air, meja print jika merupakan batik printing, alat dan perlengkapan pendukung lainnya.

Modal Produksi

Modal produksi merupakan modal awal untuk memproduksi sebuah produk untuk pembelian bahan baku produksi. Misal untuk membuat batik di butuhkan pembelian bahan berupa kain mori, bahan pewarna, bahan pegunci warna dan finishingnya. Modal produksi lebih kepada dana yang disiapkan untuk mengolah bahan baku menjadi bahan jadi atau produk baru yang punya nilai lebih dari sebelumnya.

Jika dilihat dari bentuknya, modal bisa dibagi menjadi modal tangible dan intangible. Tangible merupakan modal yang bentuknya dana atau uang atau benda yang bernilai dan dapat dijadikan sarana pendanaan. Modal intangible adalah modal seperti keahlian, potensi diri, pemikiran dan yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pendanaan. Contoh keahlian menjadi tukang pijat, dibutuhkan kemampuan dan tenaga tangan untuk memulai usaha pijat keliling. Keahlian negosiasi, dibutuhkan strategi dan pemikiran untuk modal komunikasi dengan orang lain.

cara dapat modal usaha

Cara Mendapatkan Modal Usaha

Untuk mendapatkan modal usaha yang sifatnya tangible atau pendanaan kita bisa memperoleh dari berbagai cara antara lain sebagai berikut :

Modal Tabungan atau Dana Pribadi

Modal usaha ini merupakan dana dari pribadi kita, salah satunya bersumber dari tabungan. Sebelum memulai usaha salah satu upaya awal bisa dengan menabung terlebih dahulu. Lalu, dana nya kita jadikan modal awal usaha. Baik untuk keperluan modal sarana prasarana maupun modal produksi.

Modal Pinjaman

Modal ini sifatnya pinjaman bisa dari keluarga atau teman dekat maupun pinjaman dari perbankan. Untuk mendapatkan pinjaman ini tentunya tidak mudah. Orang mengeluarkan dana pasti ada aturan mainnya, minimal dana yang mereka keluarkan untuk apa, bagaimana tingkat resikonya serta benefit yang akan di perolehnya. Apalagi jika pinjaman dari perbankan, ada syarat – syarat jelas yang harus disiapkan. Terlebih harus mempunyai nilai agunan pinjaman yang dilihat dari beberapa model, antara lain agunan benda atau rumah, sepeda motor, dan sebagainya. Misal yang kita agunkan adalah konsep atau usaha, maka akan dinilai seberapa jauh omzet yang sudah berjalan dari usaha kita tersebut. Dan tentunya, bukan saja dari omzet, agunan yang punya nilai akan diminta untuk jaminan pinjaman di bank.

Hibah atau Bantuan

Kita bisa memperoleh modal usaha dari jenis hibah atau bantuan yang sifatnya tidak harus dikembalikan. Hal ini tentunya juga mempunyai syarat tertentu. Banyak lembaga atau kelompok pemodal yang memberikan peluang ini. Misal saja ventura, lembaga pemerintahan maupun pribadi. Sebagai pemberi hibah atau investor, perlu mengetahui sejauh mana konsep usaha yang akan berjalan ataupun potensi usaha yang sudah kita jalankan.

Nah, untuk modal awal tadi diperlukan modal sarana prasarana juga modal produksi. Modal awal bisa diperoleh dari tiga cara mendapatkan modal usaha di atas. Lalu strategi untuk mendapatkan modal khususnya modal produksi antara lain dengan menerapkan sistem DP atau downpayment. Baca : Tips Bisnis Tanpa Modal

Hal ini salah satu strategi bagi usaha yang sedang kita bangun dari nol dan step by step. Kami tidak berbicara mengenai usaha yang sudah besar atau usaha turunan yang hanya tinggal melanjutkan saja. Misal usaha keluarga turun temurun, ini biasanya modal awal sudah ada dan terbangun sistem usaha yang sudah berjalan. Semoga bisa menjadi gambaran untuk anda yang akan memulai usaha.

Tentang Penulis: Eike

Gambar Gravatar
Just another person to writing world web!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *