Kenapa Tubuh Kita Bisa Tersengat Listrik ?

oleh
kenaoa tubuh tersengat listrik
source : www.pixabay.com

Kenapa Tubuh Manusia Bisa Tersengat Tegangan Listrik?

Jangan dekat-dekat dengan listrik, nanti tersengat arus listrik! Ini adalah kalimat ampuh yang selalu diucapkan terutama oleh orang tua kepada anaknya, saat si anak terlalu dekat kabel listrik.

Bahkan antar orang dewasa pun kata-kata ini seringkali terucapkan. Kejadian tersebut sebenarnya mencerminkan bahwa tingkat waspada kita masih tinggi akan adanya bahaya listrik.

Apakah anda pernah tersengat tegangan listrik? 

Saya merasa yakin jika anda pernah merasakan yang namya tersengat listrik yang bertegangan.

Karena sayapun pernah dan kejadiannya waktu saya masih kecil sampai sekarang saya yang bekerja di satu satunya instansi Badan Usaha Milik Negara yang menjual listrik ke pelanggan.

Pertanyaan orang awam pun bermunculan, yaitu, kenapa bisa tersengat tegangan listrik? Baik kali ini kita bahas materi ini.

Listrik adalah sumber energi yang disalurkan melalui kabel dan bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga yang di lwatkan melalui transmisi 150 kv dan kemudian menuju ke distribusi sebesar 220v (pemakaian normal).

Tegangan listrik timbul karena muatan listrik yang mengalir dari saluran positif ke saluran negatif dan bisa diartikan  sebagai elektron dan proton yang akan menyebabkan penarikan dan penolakan gaya gerak listrik.

Tersengat tegangan listrik terjadi bila seseorang menyentuh suatu konduktor atau kabel telanjang yang sedang dialiri tegangan listrik bolak balik di dalam tubuh manusia ataupun makhluk hidup lainnya dan disisi lainnya, tubuh juga menyentuh lainnya.

Contoh yang pernah saya alami, seorang tukang bangunan sedang mengecat tembol dengan gagang yang sangat panjang, di satu sisi, tembok tersebut terlalu dekat dengan jaringan atau kabel listrik dengan tegangan 20.000 volt dan tukang tersebut tidak menggunakan sepatu ataupun alas kaki.

Kemudian tidak sengaja gagang tersebut menyentuh kabel yang telanjang tersebut, dan orang tersebut tersengat tegangan listrik al hasil orang tersebut menjadi terbakar kemudian meninggal.

Contoh di atas bisa kita artikan. Kabel listrik sebagai tegangan positif dan Tanah sebagai Tegangan Negatif, Jika Tegangan Positif dan tegangan negatif di satukan,maka akan terjadi shock atau trip pada pembatas.

Tubuh manusia merupakan penghantar listrik yang baik karena sebagian besar mengandung air yang bersifat penghantar.

Tegangan listrik bolak-balik mengandung frekuensi dan energi, sehingga bila tubuh manusia dialiri listrik ini akan mempengaruhi kerja organ-organ dalamnya, dimana akibat yang paling fatal adalah kematian.

Itulah kenapa bila kita tersengat listrik yang paling ringan saja maka sehabis itu akan terasa pegal-pegal atau kesemutan di bagian yang tersengat tersebut.

Solusi untuk menghindari tersengat tegangan listrik:

Bahaya listrik bisa kita hindari bila kita tahu cara kerja listrik ini. Ada beberapa solusi yang kita lakukan selama di rumah.

  1. Jangan coba-coba menyentuh ujung kabel yang telanjang, bila kita tidak tahu apakah kabel itu bertegangan atau tidak. Gunakan test pen untuk memastikan. Ini adalah peraturan keselamatan
  2. Bila tangan anda basah, harus dikeringkan dulu sebelum memasang atau mencabut “colokan” listrik ke atau dari stop kontak.
  3. Bila anda merasa takut saat memasang atau mencabut “colokan” listrik ke atau dari stop kontak, karena melihat kualitas “colokan” listrik yang tidak meyakinkan, anda bisa berdiri diatas karpet, alas karet atau memakai sepatu atau sandal karet saat melakukan aktifitas itu. Ini akan mencegah bahaya sengatan listrik karena tidak ada arus listrik mengalir dalam tubuh.
  4. Ganti dengan yang baru untuk “colokan” listrik, “stop kontak” atau kabel yang terkelupas bila dilihat tidak meyakinkan.
  5. Bila ada “colokan” atau “stop kontak” listrik yang terkena cipratan air (biasanya bila hujan), jangan digunakan dulu sampai benar2 kering atau dikeringkan dulu dengan alat pengering. Dalam beberapa kasus, “stop kontak” tersebut harus diberi isolasi agar tidak digunakan oleh orang lain.
  6. Yang terakhir, jangan pernah sekali kali meremehkan listrik dimanapun kita berada, contoh kecil saja seoarang pegawai di instansi Badan Usaha Milik Negara di bidang listrik saja takut dengan adanya tegangan listrik, tapi mau tidak mau harus tetap bekerja demi tersalurnya tegangan listirk untuk rumah tangga maupun bisnis.

Karena tubuh manusia mengandung tegangan netral/negatif (menurut saya) maka jika dihubungkan atau tersetuh tegangan positif maka akan terjadi hubungan singkat (tersengat) dan mengakibatkan switch meteran dan mcb turun.

Dan jika kita menyentuh kabel netral (negatif) maka tidak akan terjadi apa, karena sama – sama netral (negatif).

Mungkin anda memiliki pengalaman ketika tersengat listrik? Mari bagikan pengalaman mu form komentar.

Baca Juga : Kenapa Ada Tanda Minus Di Saldo Berjalan Adsense ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *