Kenapa Pantat Panas Ketika Bersepeda ?

oleh
kenapa pantat panas saat bersepeda

Kenapa saya nulis artikel dengan judul seperti itu, sebab itu yang saya rasakan beberapa saat ketika bersepeda. Awal – awal bersepeda, saya menempuh rute yang cukup jauh. Dengan semangat membara saya kayuh terus pedal tanpa berhenti sekalipun. Hingga rute tersebut saya tempuh dan finish di rumah. Sesampainya di rumah, pantat pun terasa panas dan kesemutan..haha. Rasanya gak nyaman banget. Kenapa pantat panas ketika bersepeda ? Jika jawabannya kurang tolong di lengkapi di komentar ya.

Dari pengalaman saya ternyata kita membutuhkan kenyamanan saat bersepeda. Kenyamanan itu salah satunya adalah agar pantat tidak panas ketika menempuh rute cukup jauh. Kenapa pantat panas ketika bersepeda ? Yang saya rasakan dan alami adalah disebabkan beberapa hal berikut ini :

Tidak menggunakan celana khusus sepeda.

Saya saat itu tidak menggunakan celana khusus sepeda. Celana sepeda biasanya ada gabus atau busa di bagian bokong atau pantat. Busa ini yang akan membantu agar pantat tidak sakit. Kesalahan saya adalah karena saya pakai celana jeans panjang..haha..tau sendiri kan, bayangkan coba dari bahannya saja sudah bisa dibayangkan betapa tidak nyamannya bersepeda pakai celana jeans.

Saya harapkan ini tidak terjadi pada diri anda ya. Jangan ikuti saya, saya mengaku salah. Mestinya, biar nyaman saat bersepeda pakailah celana khusus sepeda. Celana pendek yang bisa menyerap keringat dan ada bantalan empuknya.

Selain itu, saran saya jangan pakai celana gedondoran atau gombrong. Sebab, lipatannya akan menyebabkan tekanan pada pantat sehingga pantat menjadi panas.

Terlalu lama duduk di atas sadel ( sadlle )

Namanya juga newbie, pengennya idealis dan merasa malu jika saat bersepeda ditengah jalan menuntun sepeda itu dikarenakan gak kuat di jalan tanjakan. Nah, karena sikap “sok” ini, menyebabkan saya terus mengayuh walau sebenarnya agak capek juga sih..hehe..

Kelamaan duduk di atas sadel membuat pantat menjadi panas. Selain itu juga terasa kesemutan di area pantat tersebut. Hal ini dikarenakan peredaran darah di sekitar pantat tidak sempurna. Tidak ada jeda untuk mengurangi tekanan terhadap pantat, sehingga terlalu lama terkena tekanan oleh berat badan ke sadel bisa menyebabkan kesemutan.

Tidak mengatur ketinggian sadel

Ini juga salah satu kesalahan saya, harap maklum aja ya jangan tertawa hahaha. Ketinggian sadel perlu di atur dengan baik. Ketika mengayuh sepeda, yang enak itu ketika tekukan kaki hanya sedikit. Maksudnya begini, ketika posisi kaki kita saat mengayuh kemudian posisi kaki di pedal paling bawah tidak terlalu menekuk dan tidak lurus lempeng.

Jika terlalu menekuk, kita akan mudah capek selain itu pantat akan menjadi semakin panas. Jika terlalu lurus juga tidak nyaman, maka tekukan kaki sedikit saja.

Untuk mencapai hal demikian maka kita harus mengatur ketinggian sadel. Caranya saat berhenti letakkan satu kaki di tanah, posisi anda duduk di sadel kemudian kaki satunya letakkan di pedal dengan posisi pedal ke bawah. Jika terlalu nekuk dengkul anda maka sadel naikkan lagi. Jika terlalu lurus lempeng, sadel turunkan.

Tidak rutin bersepeda

Ups.., awalnya sepedaan sendiri itu kurang asik. Sepedaan dengan banyak teman menjadi salah satu cara untuk merutinkan olahraga ini. Nah, awal bersepeda memang saya akui jika kuran rutin sebab kalau bersepeda sendirian. Jarak tempo bersepeda cukup jauh, tidak rutin. Hanya sesekali saja.

Ternyata dengan merutinkan diri bersepeda, lama kelamaan pantat tidak panas. Hal ini dengan perlakuan – perlakuan seperti poin atas tadi. Dengan pengalaman yang ada, maka sebelum bersepeda saya persiapkan dulu segala sesuatunya. Termasuk mengatur pedal dan sadel, mengatur jeda istirahat saat menempuh rute. Agar pantat tidak panas sesekali saya berdiri dengan dua kaki di atas pedal kurang lebih 1 menit an lah.

Jika jalan lempeng agak turun atau jalan rusak, sesekali mengayuh sambil berdiri. Tujuannya juga agar pantat tidak panas hehe..

kenapa pantat panas saat bersepeda
sumber pic : pixabay

Itu alasan kenapa pantat panas ketika bersepeda dari pengalaman yang saya alami dan rasakan. Jika ada alasan lain, bila berkenan tolong di tambahkan di kolom komentar ya..semoga bermanfaat menambah pengetahuan kita semua..

Baca lah juga yang ini : Kenapa Sulit Behenti Merokok ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *