Kenapa Anak Takut Di Sunat ?

oleh
circumcision kenapa takut disunat

Apakah saat ini anda mempunyai anak cowok ? Dalam ajaran Islam, anak laki – laki atau cowok harus di sunat. Itu yang saya tau, jika di ajaran lain saya kurang tau. Yang pasti, saya belum lama ini menyunatkan anak saya hehe…sebenarnya pertanyaan di atas tidak tepat jika diterapkan kepada anak saya. Sebab, dia gak takut sunat! Kenapa anak takut di sunat?

Sunat dalam bahasa inggris di sebut dengan circumcision. Istilah sunat bisa juga di sebut dengan khitan. Sunat merupakan sebuah tindakan  memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis atau titit. Circumcision berasal dari bahasa latin yaitu circum ( memutar ) dan caedere ( memotong ). Ternyata, sunat sudah dilakukan sejak zaman dulu kala. Yaitu sejak zaman pra sejarah..wah

Diketahuinya hal itu dari gambar relief di gua yang diyakini sejak zaman batu serta mesir purba. Diperkirakan bahwa tindakan semacam sunat saat itu merupakan sebuah bagian ritual persembahan atau pengorbanan. Selain itu, wujud penyerahan diri kepada Tuhan, tahapan menuju kedewasaan, atau sebuah tanda kekalahan perbudakan serta upaya mengubah estetika seksualitas.

takut di sunat
sumber : wikimedia

Kembali pada pertanyaan di atas, kenapa anak takut di sunat ? Banyak hal yang menjadi jawabannya. Jika ditanyakan langsung kepada anak – anak, pastinya mereka punya bermacam alasan.

Akan tetapi, menurut saya alasan secara umum adalah “rasa sakit”. Rasa sakit itu pasti ada dan jelas. Jika ada yang bilang sunat tidak sakit, itu sebagai satu motivasi agar anak tidak stress saat di sunat.

Rasa sakit ini bisa jadi dirasakan saat si penyunat menyuntikkan bius di sekitar titit. Saat menyuntikkan ini ada sedikit rasa sakit terkena jarum suntik. Bius bisa dilakukan dengan penyemprotan, tidak di suntik. Dengan di semprotkan bius, maka titit ketika itu tidak merasakan apa – apa. Cuma dingin dan terasa menebal kulitnya.

Walau begitu, saat obat bius bekerja dan dilakuka pengguntingan atau pemotongan kulup akan ada rasa sakit ( sedikit ) seperti di gigit semut merah ( ngangkrang ), mak cengkring..gitu aja

sunat
sumber : wikipedia

Saat titit di odel – odel atau kulup di potong kemudian dibentuk sedemikian rupa agar kepala penis terlihat. Rasa sakit akan terasa setelah bius itu hilang. Anak saya merasakan setelah kurang lebih 1 jam an. Rasanya panas dan senut – senut katanya.

Jika saya dulu, pasca sunat itu diperban. Dan rasa sakit berikutnya adalah ketika mengganti perbannya. Sebab lengket dan harus di lepas. Sunat modern saat ini, perban di ganti dengan tissu. Ini lebih mudah dan rasa sakitnya tidak seperti jika pakai perban.

Jadi itu kemungkinan jawaban secara umum kenapa anak takut disunat. Atau mungkin anak anda bisa memberikan jawaban yang lain ? Silahkan tambahi saja di komentar di bawah ya…supaya informasi ini bisa berkembang dan menambah pengetahuan..ayo sunat!

Baca Juga : Kenapa Pantat Panas Ketika Bersepeda ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *