Kenapa Anak – Anak Suka Main Game

oleh
anak suka main game

Zaman sekarang sudah menjadi konsumsi sehari – hari anak kecil mainan gadget. Bahkan usia mereka pun tak jelas, ada yang masih kecil sekali dibawah lima tahun sudah pegang gadget. Tak heran jika perkembangan dunia digital ini patut kita waspadai. Mereka pegang gadget kebanyakan hanya bermain game. Anak – anak zaman sekarang suka main game.

Apakah ini salah mereka ? Tidak. Kita sebagai orang tua lah yang punya tanggung jawab besar akan hal ini. Jika kita membiarkan hal ini berlangsung, kemungkinan mereka akan kecanduan. Tanpa game sehari sudah bingung, gelisah bahkan marah – marah.

Satu sisi, sebagai ortu kita kadang malah membiarkan saja. Sebab, mereka akan diam dan “tidak menyusahkan”. Saat sudah asik ngegame, mereka diam dan menikmati permainan itu. Kita tak perlu repot momong atau mengasuhnya, bahkan kita sendiri juga ikut – ikutan asik bermain gadget entah sekedar haha hihi melalui media sosial atau chating dengan rekan – rekan kita.

Kenapa Anak – Anak Suka Main Game

Ini fenomena yang ada saat ini, anak – anak suka main game ketika mereka diberi kesempatan dan keleluasaan. Kebebasan yang dikondisikan menjadi candu serta perilaku yang nantinya sulit dihilangkan atau dirubah.

Jangan biarkan hal ini terjadi. Sebagai orang tua, anda harus tegas. Tegas bukan berarti tega atau kejam terhadap anak kita. Namun, hal ini bisa kita lakukan karena kasih sayang buat mereka. Efek dari kebiasaan nge game bagi anak – anak ini pun akan berpengaruh sekali terhadap kehidupan sosial mereka.

Dari kecil jika kebiasaan ini berlanjut, bukan tidak mungkin si anak suka menyendiri. Asik dengan dunianya, tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya. Bahkan, bisa jadi perintah kita untuk mereka pun akan diabaikannya.

Lebih parahnya lagi, jika hal ini mempengaruhi kehidupan beragama. Jika kita islam, kewajiban shalat lima waktu adalah hal utama yang wajib kita lakukan. Tak jarang nilai agama anak – anak yang sering main game pun berkurang. Bahkan bisa jadi cuek dan kebablasan. Shalat selalu lupa waktu saking asiknya bermain game.

Pesan untuk orang tua, batasi anak anda dalam bermain game. Boleh bermain game, namun tentukan waktunya. Misalkan dalam seminggu hanya boleh bermain pada hari sabtu atau minggu saja.

Awalnya memang sulit. Bahkan tak jarang si anak bisa sakit. Sebab perubahan yang harus mereka rasakan. Namun, ini mungkin hal yang terbaik tatkala si anak sudah terlanjur kecanduan dengan game ini. Supaya ke depannya lebih mudah dalam mengatasi ketergantungan ini.

Agar artikel ini sempurna, mohon bisa memberikan komentar di bawah untuk perbaikan ataupun penambahan materi. Terimakasih.

Baca Juga : Kenapa Anak Butuh Kasih Sayang Orang Tua ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *