Kekuatan Fokus Pada Sebuah Usaha

oleh
kekuatan fokus usaha

Memulai usaha merupakan awal yang tepat bagi kita yang ingin mempunyai penghasilan lebih. Dengan usaha kita juga membantu mencari solusi bagi banyak orang. Manakala kita mampu menyediakan produk atau jasa untuk mereka yang sedang butuh hal tersebut. Tahapan awal memulai maupun menjalankan sebuah usaha, diperlukan kekuatan fokus pada diri kita. Kekuatan fokus pada sebuah usaha adalah mutlak harus ada dan menjadi faktor utama agar usaha berhasil.

kekuatan fokus

Kami ingin berbagi cerita berdasarkan pengalaman yang kami alami. Mudah – mudahan hal ini membawa manfaat baik untuk anda. Kami sempat mempunyai bermacam usaha antara lain merchandising, trading, kosmetik, makelar kendaraan dan yang saat ini kami jalankan adalah usaha industri di bidang kriya dan fashion. Sebelum menemukan sistem yang pas, pengalaman kami memang setiap usaha butuh proses. Kami saat itu kurang fokus pada sebuah bidang usaha. Hasilnya, tidak seperti apa yang kami dapatkan saat ini.

3 Point Kekuatan Fokus Pada Usaha

Berjalan beberapa tahun, memang proses itu pun membawa hikmah dan pengalaman seperti yang kami ceritakan saat ini. Ternyata, bahwa kekuatan fokus pada sebuah usaha itu sangat penting. Ada beberapa point fokus agar usaha bisa berkembang, antara lain sebagai berikut :

  1. Fokus terhadap tujuan

Menjalankan usaha itu untuk apa, untuk siapa dan kenapa ? Tentunya masing – masing mempunyai alasan yang berbeda. Kami bisa mengatakan kecenderungan kita memulai usaha adalah keinginan untuk maju, untuk menjadi kaya, untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar. Hal ini bisa kita sebut dengan financial benefit ( manfaat secara ekonomi ). Fokus terhadap tujuan meningkatkan penghasilan yang tentunya bisa memberikan tingkat kesejahteraan lebih baik. Maka, ketika tujuannya adalah hal itu tentunya bagaimana kita bisa mendapatkan keuntungan banyak dari apa yang kita jual.

Tujuannya adalah financial benefit, maka mindset alam bawah sadar sudah kita arahkan ke sana. Fokus kita adalah bagaimana kita mendapatkan serta mewujudkannya. Dengan hal apa, dan apa yang perlu kita persiapkan.

2. Fokus terhadap proses

Pasca menetapkan fokus terhadap tujuan bukan berarti kita sudah mendapatkan apa yang diinginkan. Mewujudkannya dengan action segera, dengan persiapan yang tentunya sudah kita atur sedemikian rupa. Sehingga saat usaha terbentuk, start sudah dimulai dan berjalan proses menuju tujuan itu maka tahapan selanjutnya adalah fokus terhadap proses.

Proses usaha kita bagaimana dan seperti apa, sudah berjalan atau masih tahapan rencana. Mestinya sudah berjalan, maka bagaimana usaha itu akan berhasil. Mulai menata hal – hal apa saja yang terkait dengan proses usaha, misalkan bagaimana mendapatkan modal, strategi apa untuk permodalannya, bagaimana memproses produk hingga laku terjual. Produk apa yang kita ciptakan, apa manfaatnya bagi konsumen yang saat ini membutuhkan, bagaimana kualitas produk itu dan sebagainya. Sebelum hal ini berjalan secara sistematis dan terukur, jangan pindah haluan atau keinginan mencoba usaha baru yang belum pasti tingkat keberhasilannya bagaimana.

3. Fokus terhadap hasil

Manakala usaha sudah bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan. Lalu, hasil itu untuk apa. Apakah langsung kita habiskan untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari ataukah untuk modal pengembangan usaha. Kita bisa mengukur serta mempertimbangkan sebaik mungkin, hasil usaha tersebut akan dimanfaatkan atau digunakan untuk apa. Saran kami, agar menjadi lebih besar maka hasil usaha jadikan sebagai modal pengembangan usaha anda.

Selain itu, kita bisa mempersiapkan sekian persen hasil untuk tujuan membantu sesama. Misal dengan sedekah. Tetapkan berapa prosentase dana untuk ruang ini. Jangan dianggap bahwa dengan mengeluarkan sebagian uang hasil usaha untuk sedekah itu merugikan, tidak! Niscaya hal ini akan menambah keberkahan hasil usaha dan bisa mempercepat proses pengembangan usaha anda menjadi semakin besar.

Jangan lupa juga, hasil itu juga untuk membayar pajak. Jalankan managemen sebaik mungkin serta mengikuti aturan dalam usaha secara internal maupu eksternal. Pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara yang baik.

Nah, 3 point kekuatan fokus di atas mutlak harus ada saat kita menjalani sebuah usaha. Maka, tentukan usaha apa yang akan dijalankan, dan wujudkan itu menjadi keberhasilan dengan tetap pada jalurnya. Awali sebuah usaha dengan proses yang baik. Maka hasilnya juga akan baik. Upayakan menjadikan satu usaha berhasil, jangan bernafsu untuk membuka usaha lain manakala usaha sebelumnya belum sukses.

Tentang Penulis: Eike

Gambar Gravatar
Just another person to writing world web!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *