Kamus Praja, Kumpulan Istilah Unik Di IPDN

oleh
kamus praja

Malam ini saya coba untuk mengungkap kembali istilah – istilah yang sering kami dengar saat di kampus dulu. Kata – kata ini sering terucapkan oleh kami sebagai ungkapan maksud tertentu. Ini menjadi sebuah kamus praja.

Pastinya, tiap generasi punya bahasa unik. Bahkan sampai saat ini pun istilah itu tetap terbawa dalam keseharian kita. Kita punya masa, kita punya berbagai cerita. Dan istilah yang terpola akhirnya seolah jadi kamus praja di IPDN. Awal jadi praja dulu sih gak ngeh juga. Ketika mendengar bahasa atau perintah dari senior untuk mengungkapkan sesuatu. Suatu ketika kami kena hukuman secara korsa. Ada sebagian rekan melakukan deviasi. Sebelum acara makan siang, kami berbaris di depan menza.

Dan kami pun di suruh untuk push up di lapangan plaza. Kami pun dengan sigap melakukannya, sambil menghadap ke tangga seribu.

Hitungan demi hitungan pun di mulai. Senior berteriak, “turun…kami pun menjawab “satuu..”, “turun”…”duaaaa”, “turun”…”tigaaa…” begitu seterusnya.

Hitungan itu sampai angka yang dikehendaki sang senior. Bisa 10 hitungan, 50 hitungan bahkan 100 hitungan. Saat dulu kala mah enteng pun jika cuma 100 hitungan. Kalau sekarang ?? waduh, entah deh. Body sudah bondeng gini. Mana kuat.

Hitungan demi hitungan satu per satu terlalui, ada kalanya baru hitungan ke 5 dihentikan sepihak oleh sang senior. Tiba – tiba senior berteriak, “ulangi dari hitungan satu !! Kalian elek – elekan semua !”

Deviasi Sebagai Penyebab Adanya Kegiatan Hukuman Secara Korsa

Mati sudah, berkata dalam hati. Kami pun turun lagi.

Kembali kami lakukan push up, kali ini senior kasih perintah untuk push kepal. “Karena kalian elek – elekan, ganti push up kepal !! Mampus kami.

Bayangpun, siang bolong mentari di atas kepala panas menyengat tiada tara. Paving block pun terasa membara. Yang tadinya push up biasa, sekarang push up kepal. Baju sakti itu pun basah berkeringat.

“Turun”…”Satuuu…, “turun”…”duaaaa…” sampai hitungan ke 10, sang senior pun menghentikan hitungan dan berkata. “Ada satu teman kalian yang mantul !! Sekarang, push up jalin kalian !

Hati dongkol, mulut bergumam, mata mencari rekan yang mantul. Karena korsa bicara kami semua kena getahnya. Push up jalin pun suka tak suka kita lakukan.

“Ayo, kalian jangan apatis. Jika ada rekan yang mantul lagi, hukuman akan kakak ganti !”. Naaaah…kenyataannya ada teman mantul lagi. Apa boleh dikata, kami pun harus melaksanakan pompa bumi. Hadooh…

Kegiatan itu pun selesai, saat kami lakukan dengan sempurna. Akhirnya pun, tiba saatnya makan siang. Kami berbaris dengan rapi, masuk ke menza per barisan di komando oleh danton.

Saat masuk ruang makan, kami melakukan PPM pada lambang negara. Lalu, satu demi satu mencari DP untuk makan siang.

Makan siang bersama senior itu aduhai. Biasanya, dalam satu meja terdapat beberapa senior baik bintang satu, dua atau tiga. Kepala meja adalah senior tertinggi.

Sebelum di persilahkan duduk, kami wajib laporan kepada kepala meja. Dan kami pun masih berdiri di belakang kursi meja makan sebelum ada perintah untuk duduk. Lanjut >>>> HALAMAN 2

Tentang Penulis: Eike

Gambar Gravatar
Just another person to writing world web!

25 thoughts on “Kamus Praja, Kumpulan Istilah Unik Di IPDN

  1. Aduhhh sy terbawa lagi dengan kenangan 16 tahun lagi……siapa sih bos menzanusantara…hebat…..luar biasa…….love u pulll

    1. kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan sepanjang hidup kita. Semoga, menzanusantara bisa menjadi wadah untuk informasi bermanfaat dan selalu membawa suasana serta semangat untuk mengabdi, semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Silahkan mas yuvens, kirim artikel dan lainnya di sini kita beri informasi yang dikemas dalam bentuk cerita yg simple, apa adanya. Banyak yang berprestasi tapi minim media yang mau urun rembug. BNEB. 11.370

    1. bondeng = perut gendut, gemuk. bending ada lagi nanti dinda lydia..hehe..tar di artikel selanjutnya. Makasih tambahan kosa katanya ya. klu ada tambahan lagi plese add it

  2. mungkin bisa ditambahkan
    , epen, cupen, pintar pintar, tipu tipu, gogon, tim asap, PPG, tangga putus asa, jumper, lompat pagar, benteng, wisma segitiga, wisma ABRI, jalur gaza, sekretariat bawah, KSA, KSP, KBN, KCN, KSG, PJP, preman, daging karet, sikap tobat, koreksi, cicak, kancing, sapu tangan, keluar kontingen, apel provinsi, apel kabupaten, apel luar biasa, kumpul kontingen, kumpul nusantara, bukit praja, gunung manglayang, kumpul lorong, kapstok, kandang babi, PUDD, PDD, backstreet, underground,

    1. banyak sekali istilah dalam kamus praja…tiap generasi ada yang sama ada yang beda..semua penuh kenangan. Jika berkenan bisa tulis artikel lanjutannya kak..

  3. Tambahanya kak : sasuh , manja -manja badaki , aa menza , PKD , ngerembes , aa bala -bala , jungkir , kk asuh Usroh , doktrin , tunduk , ujung bawa lari , jass, dll , trmksh kk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *